disiarkan selama acara berlangsung pada tanggal 11 sampai 22 november 2011 melalui siaran CNSTV Channel 45UHF , LIVE.
melalui streaming di www.mivo.tv
"terima kasih"
CEO Miftahul Iman
Kamis, 20 Oktober 2011
Jumat, 29 April 2011
news online @lipsus.kompas.com/royalwedding
William-Kate Bertatap Mata Saat Mengucapkan Janji Nikah
KOMPAS.com — Uskup Agung Canterbury Dr Rowan Williams memandu Pangeran William dan Kate Middleton mengucapkan janji pernikahan. Pangeran William mengucapkan janji pertama kali dengan menatap penuh keyakinan kepada Kate. Pengucapan sumpah setia pernikahan diikuti Kate, yang dipandu Rowan. Seperti pasangannya, Kate juga menatap William saat mengucapkan janji pernikahan.
Dr Rowan meyakini pasangan kerajaan ini memiliki pemikiran mendalam mengenai pernikahannya. Saat sesi wawancara pranikah, Dr Rowan menilai, Kate dan William menunjukkan ketulusan dan kesederhanaan mengenai pernikahan yang akan mereka jalani. Kate dan William membuat sendiri sumpah setia pernikahan dengan mengusung empat janji setia, yaitu bahwa pasangan kerajaan ini akan saling mencintai, memberikan kenyamanan, saling menghormati, dan saling menjaga. Sumpah setia ini berbeda dengan tradisi kuno kerajaan. Istri, dalam pernikahan Kerajaan Inggris, biasanya mengucap janji setia berisi "mencintai, menghargai, dan mematuhi" suami.
William dan Kate dikenal sebagai pasangan kerajaan modern, yang telah mengenal kepribadian masing-masing secara mendalam. Hubungan putus-sambung selama sembilan tahun telah menguatkan ikatan pasangan ini. Tak seperti hubungan orangtua William, Lady Diana dan Pangeran Charles, yang cenderung kaku. William-Kate membangun hubungan yang lebih setara.
Setelah mengucap janji setia, kini Pangeran William resmi memperistri Catherine Middleton yang kini bergelar Her Royal Highness The Duchess of Cambridge. Pasangan yang matang dari segi usia dan memiliki latar pendidikan tinggi yang setara itu resmi memantapkan hati untuk memasuki kehidupan pernikahan yang tak biasa di lingkungan kerajaan.
KOMPAS.com — Uskup Agung Canterbury Dr Rowan Williams memandu Pangeran William dan Kate Middleton mengucapkan janji pernikahan. Pangeran William mengucapkan janji pertama kali dengan menatap penuh keyakinan kepada Kate. Pengucapan sumpah setia pernikahan diikuti Kate, yang dipandu Rowan. Seperti pasangannya, Kate juga menatap William saat mengucapkan janji pernikahan.
Dr Rowan meyakini pasangan kerajaan ini memiliki pemikiran mendalam mengenai pernikahannya. Saat sesi wawancara pranikah, Dr Rowan menilai, Kate dan William menunjukkan ketulusan dan kesederhanaan mengenai pernikahan yang akan mereka jalani. Kate dan William membuat sendiri sumpah setia pernikahan dengan mengusung empat janji setia, yaitu bahwa pasangan kerajaan ini akan saling mencintai, memberikan kenyamanan, saling menghormati, dan saling menjaga. Sumpah setia ini berbeda dengan tradisi kuno kerajaan. Istri, dalam pernikahan Kerajaan Inggris, biasanya mengucap janji setia berisi "mencintai, menghargai, dan mematuhi" suami.
William dan Kate dikenal sebagai pasangan kerajaan modern, yang telah mengenal kepribadian masing-masing secara mendalam. Hubungan putus-sambung selama sembilan tahun telah menguatkan ikatan pasangan ini. Tak seperti hubungan orangtua William, Lady Diana dan Pangeran Charles, yang cenderung kaku. William-Kate membangun hubungan yang lebih setara.
Setelah mengucap janji setia, kini Pangeran William resmi memperistri Catherine Middleton yang kini bergelar Her Royal Highness The Duchess of Cambridge. Pasangan yang matang dari segi usia dan memiliki latar pendidikan tinggi yang setara itu resmi memantapkan hati untuk memasuki kehidupan pernikahan yang tak biasa di lingkungan kerajaan.
news online @vivanews.com
Pernikahan Kerajaan Inggris dari Masa ke Masa
Wensmister Abbey menjadi saksi pernikahan keluarga kerajaan Inggris selama berabad-abad.
VIVAnews -- Hari ini, Jumat 29 April 2011, mata dunia terarah ke Wensmister Abbey, lokasi pernikahan agung antara pewaris tahta Kerjaaan Inggris, Pangeran William dengan kekasihnya, Kate Middleton.
Melalui tayangan televisi, miliaran pasang mata menonton detik-detik penyatuan dua insan itu dalam mahligai pernikahan.
Sejak zaman dulu, pernikahan keluarga kerajaan Inggris menjadi perhatian dunia. Di lokasi yang sama, pada 20 November 1947, juga diselenggarakan prosesi pernikahan Putri Elizabeth, putri Raja George VI dan Philip, Duke of Edinburgh. Sang putri kelak akan menjadi ratu Inggris.
Wensmister Abbey juga menjadi saksi pernikahan Pangeran Charles dan Lady Diana Spencer, 29 Juni 1981. Sebuah pernikahan yang sedih, diwarnai penghianatan, perceraian dan akhirnya, kematian tragis Putri Diana. Charles kemudian menikahi pacar lamanya, Camilla Parker-Bowles.
Wensmister Abbey menjadi saksi pernikahan keluarga kerajaan Inggris selama berabad-abad.
VIVAnews -- Hari ini, Jumat 29 April 2011, mata dunia terarah ke Wensmister Abbey, lokasi pernikahan agung antara pewaris tahta Kerjaaan Inggris, Pangeran William dengan kekasihnya, Kate Middleton.
Melalui tayangan televisi, miliaran pasang mata menonton detik-detik penyatuan dua insan itu dalam mahligai pernikahan.
Sejak zaman dulu, pernikahan keluarga kerajaan Inggris menjadi perhatian dunia. Di lokasi yang sama, pada 20 November 1947, juga diselenggarakan prosesi pernikahan Putri Elizabeth, putri Raja George VI dan Philip, Duke of Edinburgh. Sang putri kelak akan menjadi ratu Inggris.
Wensmister Abbey juga menjadi saksi pernikahan Pangeran Charles dan Lady Diana Spencer, 29 Juni 1981. Sebuah pernikahan yang sedih, diwarnai penghianatan, perceraian dan akhirnya, kematian tragis Putri Diana. Charles kemudian menikahi pacar lamanya, Camilla Parker-Bowles.
news online @vivanews.com
FPI: Isu NII, Permainan Bodoh Intelijen
VIVAnews -- Front Pembela Islam (FPI) menuding menyebarnya kasus cuci otak dan hilangnya beberapa mahasiwa diduga Negara Islam Indonesia (NII) adalah bagian dari isu yang dirancang sistematis.
"Kalau kami lihat, NII yang diisukan ini NII palsu, ini bagian dari permainan intelijen, sengaja ada upaya untuk mem-blow up isu itu," kata juru bicara FPI, Munarman, kepada VIVAnews.com, Jumat, 29 April 2011. "Negara memanfaatkan isu untuk melakukan black propaganda. Kami tidak akan masuk ke permainan bodoh seperti ini."
Dijelaskan Munarman, sejak awal NII memang sengaja dipelihara. Tujuannya, kata dia, anti negara Islam. "Mestinya masyarakat tahu bahwa ini bagian dari upaya pembusukan Islam," tambah dia.
Munarman mengaku punya bukti bahwa NII terkait intelijen. "Ada tokoh intelijen yang ramai disebut media termasuk di dalamnya. Kami ada bukti video, waktu dia masih jadi kepala intelijen," kata dia, tanpa menyebut siapa tokoh yang dimaksud.
VIVAnews -- Front Pembela Islam (FPI) menuding menyebarnya kasus cuci otak dan hilangnya beberapa mahasiwa diduga Negara Islam Indonesia (NII) adalah bagian dari isu yang dirancang sistematis.
"Kalau kami lihat, NII yang diisukan ini NII palsu, ini bagian dari permainan intelijen, sengaja ada upaya untuk mem-blow up isu itu," kata juru bicara FPI, Munarman, kepada VIVAnews.com, Jumat, 29 April 2011. "Negara memanfaatkan isu untuk melakukan black propaganda. Kami tidak akan masuk ke permainan bodoh seperti ini."
Dijelaskan Munarman, sejak awal NII memang sengaja dipelihara. Tujuannya, kata dia, anti negara Islam. "Mestinya masyarakat tahu bahwa ini bagian dari upaya pembusukan Islam," tambah dia.
Munarman mengaku punya bukti bahwa NII terkait intelijen. "Ada tokoh intelijen yang ramai disebut media termasuk di dalamnya. Kami ada bukti video, waktu dia masih jadi kepala intelijen," kata dia, tanpa menyebut siapa tokoh yang dimaksud.
Langganan:
Komentar (Atom)



